Ikuti Kami

Copyright© 2024 Laravel, All right reserved

Nilai Tukar Petani Naik 0,29 Persen di Juli 2019

Admin PDM 2019-08-07 11:02:29

Share

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2019 secara nasional naik 0,29 persen dibandingkan NTP Juni 2019, yaitu dari 102,33 menjadi 102,63.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan berdasarkan hasil pemantauan harga-harga pedesaan di 33 provinsi di Indonesia selama Juli 2019, Kenaikan NTP dipicu olehIndeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,70 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb) sebesar 0,41 persen.

"Kenaikan NTP disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan pada indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian," kata dia, di Kantornya, Jakarta, Kamis (1/8).


Dia melanjutkan, kenaikan NTP Juni 2019 dipengaruhi oleh kenaikan NTP di tiga subsektor pertanian, yaitu NTP Subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,36 persen, Subsektor Holtikultura sebesar 0,61 persen dan Subsektor Pertenakan sebesar 0,67 persen.

"Sementara itu, NTP didua subsektor pertanian lainnya mengalami penurunan, yaitu NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat dan TP Subsektor Perikanan, masing-masinhg sebesar 0,40 persen dan 0,32 persen," jelasnya.


Adapun pada Juli 2019, NTP Provinsi Gorontalo mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,90 persen dibadningkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan terbesar 0,96 persen dibandingkan NTP provinsi lainnya.

"Pada Juli 2019 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,55 persen, dengan kenaikan indeks tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Juni 2019 sebesar 112,68 atau naik sebesar 0,60 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya," tutupnya.

Sebagai informasi Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (lb).

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.


    Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/4027460/nilai-tukar-petani-naik-029-persen-di-juli-2019?utm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.0&utm_referrer=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Ftag%2Fpetani


...
Kacang tanah

Kacang tanah (Arachis hypogea) adalah tanaman yang berasal dari Brasil.Kacang ta...

...
Jagung

Jagung (Zea mays) adalah jenis tanaman padi-padian yang berasal dari Amerika. Ta...

...
Ketela Pohon

Ketela pohon (Manihot asculenta atau Manihot utilissima) disebut juga ubi kayu a...


Tentang Peduli Mikro

PeduliMikro.com adalah sebuah website yang mendukung dalam pemanfaatan Internet Produktif melalui pemberian content yang positif dan membangun untuk kebutuhan mikro dan UMKM khususnya untuk Indonesia.


Ikuti Kami


Copyright © 2019 Peduli Mikro